Aku Pukau Engkau Dengan Senyum

Desember 21st, 2011, posted in Catatan Harian

Salam untuk Anda semua,

Hahahayhayhay.

Telah sekian lamanya saya ndak menyapa para sahabat blogger blogger khususnya dan para blogger nusantara [sejagat raya juga deh] umumnya hehe.

Iya nih, punya 3 rumah kata di Puri Blog dot com indah, Graha Worpress dot com permai, dan Grand Blogdetik dot com kencana ternyata lumayan puyeng juga buat secara adil membagi porsi postingan yang sesuai. Hhaayyyaaah. Akibatnya ya itu, jadi jarang updet [halah alesan deh].

Dan ini adalah posting pertama saya sejak postingan terakhir 15 Juni 2011 lalu. Sebagai apresiasi atas kesetiaan dan kesabaran para sahabat blogger kepada Benagewe, maka perkenankanlah saya mempersembahkan senyuman saya yang cool ini sebagai obat penawar kerinduan [halah halah halah].

Ya, kenapa senyum, karena senyum itu dalam definisi saya berarti Segeeeeeerrrrrr, seseger alam ciptaan Tuhan YME .. betul ?

7433_1163238041379_1240692295_30491867_3491937_nTuh, bener kan senyum itu segeeeerrrrr :)

Nah kalau butuh bukti lain betapa segeeeeeerrrrrr-nya senyuman yang sangat ampuh membuat hisup ini penuh cerah ceria, nih saya kasih lagi foto senyum seger ceria saya bersama saudara angkat saya Panji yang punya rumah di http://www.pandji.com/, monggo silakan dinikmati :

Senyum Seputih Salju

So, demikianlah kampanye senyum ini disampaikan.

Salam gemilang

BAW

Kepuasan VS Loyalitas #2 [Pos Indonesia – On Time Every Time]

Juni 15th, 2011, posted in Catatan Harian, Kata Pengantar

Sekedar brainstorming, bahwa kepuasan konsumen telah menjadi konsep sentral dalam wacana bisnis dan manajemen. Organisasi profit dan non-profit pun berlomba-lomba mencanangkannya sebagai salah satu tujuan strategiknya, misalnya melalui slogan-slogan seperti “Pelanggan Adalah Raja”, “Kepuasan Anda Adalah Tujuan Kami”, “We Care for Customers”, dsb.

logo-pos-motto-baru1PT. Pos Indonesia (Pesero), pun demikian halnya. Dengan slogan “Tepat Waktu Setiap Waktu (On Time Every Time), membuktikan eksistensinya di tengah persaingan bisnis kirim-mengirim yang sangat keras di antara banyak kompetitor yang menawarkan berbagai fasilitas dan kumudahan bagi para pelanggannya.

Satu hal menarik dari PT. Pos Indonesia, yaitu layanan jasa yang konsisten ditawarkannya dari waktu ke waktu; Kurir, Keuangan dan Logistik. Tiga jasa yang telah banyak kompetitor dengan segala kemudahan dan efisiensinya. Surat menyurat, di masa kini sangat mudah dan efisien dilakukan dengan email atau SMS, wesel yang kurang jauh keren dibandingkan transfer antar bank melalui fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM) - lebih mudah dan cepat diterima. Paket pos ? Banyak perusahaan sejenis seperti TIKI, JNE, ELTEHA, PANDU SIWI SENTOSA, dan masih banyak lainnya, plus jasa titipan melalui PO atau Herona di stasiun kereta api. Faktanya, bila bank saja jatuh bangun bersaing di antara lembaga keuangan lainnya, toh PT. Pos Indonesia mampu bertahan jaya digdaya hingga saat ini. Bukan hanya itu saja, PT. Pos justeru mampu melakukan pengembangan menambah ragam usahanya dengan tetap mempertahankan pelanggannya yang setia.

Sebagai perusahaan tertua di Indonesia, di usianya yang ke-265 (1746 - 2011), PT. Pos Indonesia telah membuktikan keunggulannya.

Dalam perjalanannya, sejak kantor pertamanya yang didirikan oleh Gubernur Jendral GW Baron, PT. Pos telah banyak mengalami dinamika dan perubahan status atau nama, mulai dari :

  • 1906 : Posts Telegraafend Telefoon Diensts

  • 27/09/1945 : Jawatan PTT Republik ditandai pengambilalihan Kantor Pusat PTT di Bandung oleh Angkatan Muda PTT dari pemerintahan militer Jepang. Yang selanjutnya diperingati sebagai Hari Bakti Postel.

  • 1961 : Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 240 berubah menjadi Perusahaan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi

  • 1965 : PN Pos dan Telekomunikasi dibagi dua menjadi : PN Pos dan Giro berdasarkan Peraturan Pemerintah No 29 tahun 1965, dan PN Telekomunikasi berdasarkan Peraturan Pemerintah No 30 tahun 1965

  • 1978 : Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 9 tahun 1978, status PN Pos dan Giro diubah menjadi Perusahaan Umum (Perum) Pos dan Giro

  • 20/06/1995 : Menjadi perusahaan Persero (Lembaran Negara RI tahun 1995 Nomor 11)

Dengan sebelas kantor wilayahnya, yaitu : Wilpos I (NAD dan Sumut), Wilpos II (Sumbar dan Riau), Wilpos III (Bengkulu, Jambi, Lampung dan Sumsel), Wilpos IV (DKI Jakarta), Wilpos V (Jabar), Wilpos VI (Jateng dan DIY), Wilpos VII (Jatim), Wilpos VIII (Bali, NTB, NTT), Wilpos IX (Kalsel, Kalteng, Kaltim, Kalbar), Wilpos X (Sulsel, Sultra, Sulteng, Sulut), Wilpos XI (Maluku dan Irian) - PT. Pos Indonesia terus berkembang melayani pelanggan setianya melalui ratusan Kantor Sentral Distribusi (KSD) dan ribuan Kantor Pos Pemeriksaan (Kprk) di seluruh Indonesia yang meliputi Kantor Pos Besar (Cabang), Kantor Pos Tambahan, Kantor Pos Pembantu. Kantor Pos Desa, Sentral pengelolaan Pos (SPP), Loket Ekstensi, Kios BPM, Pos Keliling Kota (PKK), Pos Keliling Desa (PKD), Pos Pemasaran Keliling (Pos Sarling), Rumah Pos di daerah transmigrasi, Agen Pos.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2008 jumlah Kantor Pos di Indonesia adalah : Kantor Pos Besar / Cabang = 207, Kantor Pos Tambahan = 88, Kantor Pos Pembantu = 2422. Junlah ini belum termasuk : Sentral Giro, Sentral Giro Gabungan dan Sentral Giro Gabungan Khusus.

Dengan mengemban,

visi :

Menjadi pemimpin pasar di Indonesia dengan menyediakan layanan suratpos, paket, dan logistik yang handal serta jasa keuangan yang terpercaya, dan

misi :

Berkomitmen kepada pelanggan untuk menyediakan layanan yang selalu tepat waktu dan nilai terbaik.

Berkomitmen kepada karyawan untuk memberikan iklim kerja yang aman, nyaman dan menghargai kontribusi,

Berkomitmen kepada pemegang saham untuk memberikan hasil usaha yang menguntungkan dan terus bertumbuh,

Berkomitmen untuk berkontribusi positif kepada masyarakat,

Berkomitmen untuk berperilaku transparan dan terpercaya kepada seluruh pemangku kepentingan,

dan didukung sumberdaya manusia, infrastruktur dan sistem informasi, PT. Pos Indonesia senantiasa mencukupi kebutuhan dan jaminan layanan prima kepada konsumennya, dengan produk-produknya :

1. Kiriman Internasional

  • Express Post : Layanan pengiriman dokumen dan barang ekspress dengan jangkauan lebih dari 200 negara dengan fasilitas track & trace.

  • EMS : Layanan premium PT. Pos Indonesia untuk pengiriman dokumen dan barang dagangan ke luar negeri. Kiriman ekspres ke 83 negara yang masuk dalam jaringan EMS. Pengiriman mau pun penerimaan dapat dilakukan pelacakan secara elektronik.

  • Paketpos Internasional : Layanan pengiriman barang ke 184 negara, baik Paket pos internasional udara maupun laut.

  • Weselpos Internasional : Layanan pengiriman uang dari dan ke 14 negara (Brunei, Hongkong, Iran, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Philipina, Qatar, Singapore, UEA, Austria, Brazil, Taiwan, Thailand) dan dapat dilayani oleh seluruh kantor pos online weselpos.

2. Filateli

Menjembatani kegiatan para pengumpul dan kolektor benda-benda pos yang memiliki nilai sejarah dan edukasi. PT. Pos Indonesia memfasilitasi kegiatan ini dengan membangun Museum Perangko Indonesia di dalam lingkungan Taman Mini Indonesia Indah.

3. Hybrid Mail

  • Surat elektronik (Ratron) : adalah salah satu layanan berupa layanan pengiriman berita dengan spesifikasi hybrid karena dapat diakses pengguna jasa baik melalui internet berbasis web (sedang dalam proses pembangunan) dan short message service (SMS) melalui nomor 8161 (saat ini hanya untuk Telkomsel dan Indosat) yang kemudian dapat diterima oleh tujuan dalam bentuk surat mau pun kartu.

4. Ritel

  • Kiospos : sebagai pasar yang menjembatani interaksi konsumen - produsen dan sebagai pusat informasi sekaligus sarana berkomunikasi dan bertemu di antara anggota masyarakat.

5. Logistik

  • Customized :

    • Layanan pengiriman barang dengan spesifikasi dan harga sesuai dengan permintaan / kesepakatan.

    • Layanan kargo

      • Port to Port

        • Dari gudang penriman langsung ke gudang penerimaan

        • Harga dapat dinegosiasikan

      • Kargo Pos (Paketpos Optima)

        • Solusi untuk kiriman tanpa batasan ukuran dan berat

        • Pengurusan penyelesaian dokumen

        • Tarif kompetitif

      • Layanan logistik kargo

        • Warehousing

        • Custom clearance

        • Management inventory

        • Marking & labelling

        • Tracking

6. Keuangan

  • Wesel pos (Instan, Standard, Prima dan wesel pos berlangganan)

  • Wesel pos luar negeri (Western Union), yaitu jasa pengiriman uang dari dan ke berbagai negara di dunia. Western Union menggunakan tekologi elektronik yang secara online dan real time menjangkau ke berbagai pelosok / penjuru dunia termasuk Indonesia.

  • Giro pos

  • Cek pos wisata

7. Paket Pos

8. Surat Pos

  • Kilat Khusus : Pengirim menerima bukti kirim, bukti terima dan ganti rugi atas keterlambatan dan kehilangan.

  • Pos Cepat Antar Kota Terbatas (Pos Patas) : Jaminan ganti rugi atas keterlambatan atau kehilangan.

  • Pos Cepat Antaran Kota (Pos Canta) : layanan pengiriman surat termasuk dokumen di dalam kota berikut jaminan ganti rugi atas keterlambatan atau kehilangan.

Selain itu, melengkapi layanannya saat ini kantor pos juga bekerja sama dengan lembaga pembiayaan sepeda motor, perbankan dan kantor pajak serta PDAM, dengan membuka loket pembayaran tagihan kartu kredi, kredit dan pajak. PT. Pos Indonesia pun telah bekerja sama dengan PT. KAI dalam memenuhi kebutuhan pengguna jasa kereta api mendapatkan reservasi ticket.

cuvz_1

Sebagai apresiasi atas komitmennya kepada konsumen, PT. Pos Indonesia meraih penghargaan :

  • ASIA PACIFIC AGENT OF THE YEAR 2010 dari Western Union pada acara “Western Union Agent Summit 2011″, yang diselenggrakan oleh Western Union di Beijing pada tanggal 29-30 Maret 2011. - Atas prestasinya berhasil melayani pengiriman uang senilai US$ 3,26 milyar baik secara internasional dari dan ke Indonesia, maupun transfer domestik dalam negeri.

  • BUSINESS CHAMPION 2010 dari Western Union

  • INDONESIA BRAND CHAMPION 2011 - kategori : The Most Popular Logistics, dari Marketeers dan Markplus Insight. Indeks penilaian : berdasarkan jasa pengiriman barang paling sering digunakan (pribadi/kantor), jaringan luas, kiriman sampai tepat waktu, terbaik melayani permintaan / keluhan pelanggan, paling aman, tarif terjangkau.

Ayo ke Kantor Pos.

Salam gemilang

Benedikt Agung Widyatmoko

Kepuasan VS Loyalitas

Juni 15th, 2011, posted in Catatan Harian, Sari Pustaka

Ketika Anda memutuskan untuk membeli atau menggunakan sebuah produk atau jasa, hal apakah yang menjadi pertimbangan Anda ? Merek, ragam pilihan produk atau jasa, mutu, garansi, nama besar perusahaan. Tentu ada banyak ragam hal yang menjadi panduan seseorang untuk menetapkan pilihan atas sebuah produk atau jasa. Pertanyaan selanjutnya, apakah Anda puas setelah itu ? Berapa lama kepuasan itu ada pada diri Anda ? Apakah Anda akan tetap setia menggunakan produk atau jasa dari perusahaan atau toko tertentu ? Apakah Anda akan menjadi pelanggan setia yang tetap melakukan pembelian ulang atas produk barang / jasa tertentu ?

Baik, Anda sudah merasakan manfaat dari sebuah produk atau jasa cukup lama, dan Anda merasakan termudahkan oleh keberadaan banyak cabang dari toko atau perusahaan penyedia produk atau jasa tersebut. Namun suatu ketika Anda secara perlahan dan bertahap mulai merasakan sulit menemukan produk atau jasa termasuk toko atau perusahaan langganan Anda. Apa yang terjadi ? Toko dan perusahaan mengurangi cabangnya, perlahan tapi pasti akhirnya toko atau perusahaan itu tutup. Ditinggalkan konsumen karena semakin menipisnya kepercayaan konsumen yang kecewa oleh kualitas mutu produk atau jasa yang ditawarkannya.

Kepuasan pelanggan telah menjadi konsep sentral dalam wacana bisnis dan manajemen. Organisasi bisnis dan non-bisnis pun berlomba-lomba mencanangkannya sebagai salah satu tujuan strategiknya. Berkembangnya riset kepuasan pelanggan dan penganugerahan award sebagai indikator kesuksesan perusahaan dalam meraih skor tertinggi indeks kepuasan pelanggan juga berkontribusi pada peningkatan kepedulian produsen dan konsumen terhadap pentingnya kepuasan pelanggan.

Kepuasan tanpa didukung loyalitas pelanggan, maka sama halnya sebuah bom waktu yang tinggal menunggu saja saat meledaknya. Bank dengan nama besar pada akhirnya dimerger, pun hal ini masih belum bisa mengembalikan kepercayaan nasabahnya. Sebuah rumah sakit dengan nama besar pada perjalanannya mulai kehilangan kepercayaan, sebuah perusahaan otobus dan airlines besar dengan nama besar di kemudian hari menghentikan operasinya karena tidak ada laba yang cukup untuk mendukung biaya operasional dan perawatan.

Kepuasan dan loyalitas bukanlah pengganti satu sama lain. Mungkin saja seorang pelanggan loyal tanpa harus sangat puas (misalnya bila hanya ada sedikit pilihan merek) dan bisa pula pelanggan sangat puas namun tidak loyal (bila tersedia banyak merek). Namun sayangnya pelanggan kerap kali tidak memahami apa yang bisa diharapkan atau bahkan keliru mempersepsikan aspek-aspek yang dapat diharapkan dari sebuah jasa atau produk, karena kualitas jasa atau produk dan kepuasan pelanggan ditentukan oleh kemampuan penyedia jasa dalam memenuhi ekspektasi pelanggan.

Ekspektasi pelanggan dibentuk dan didasarkan pada sejumlah faktor, seperti : pengalaman berbelanja di masa lalu, opini teman dan kerabat, serta informasi dan janji perusahaan dan para pesaingnya. Faktor - faktor ini berpotensi menyebabkan ekspektasi seorang pelanggan menjadi kompleks dan sangat sulit dipenuhi. Secara garis besar ada lima penyebab utama tidak terpenuhinya ekspektasi pelanggan :

  • pelanggan keliru mengkomunikasikan produk atau jasa yang diinginkan

  • pelanggan keliru menafsirkan sinyal (harga, positioning, dll)

  • miskomunikasi rekomendasi gethok tular

  • miskomunikasi penyediaan produk atau jasa oleh pesaing

  • kinerja buruk karyawan perusahaan

Penyedia produk atau jasa harus berusaha maksimal dalam mengelola faktor-faktor penyebab yang terkendali, seperti komunikasi pemasaran dan kinerja karyawan dalam melayani pelanggan.

Dalam konteks kualitas produk (barang dan jasa) dan kepuasan pelanggan, telah dicapai konsensus bahwa harapan pelanggan memainkan peran penting sebagai standar perbandingan dalam mengevaluasi kualitas maupun kepuasan. Harapan / ekspektasi pelanggan merupakan keyakinan pelanggan sebelum mencoba atau membeli suatu produk, yang dijadikan standar atau acuan dalam menilai kinerja produk / jasa bersangkutan. Setiap konsumen mungkin saja memiliki beberapa ekspektasi pra-konsumsi yang berbeda. Selain itu, konsumen yang berbeda bisa pula menerapkan tipe ekspektasi yang berbeda untuk situasi yang berbeda; sebagaimana hierarki ekspektasi [Buku Service, Quality & Kepuasan Pelanggan, Andi Publisher, Yogyakarta]:

  1. Ideal expectation, yaitu tingkat kinerja optimum atau terbaik yang diharapkan dapat diterima konsumen.

  2. Normative (should) expectation (persuation based standard), yaitu tingkat kinerja yang dirasakan konsumen seharusnya mereka dapatkan dari produk atau jasa.

  3. Desired expectation, yaitu tingkat kinerja yang diinginkan pelanggan dapat diberikan produk atau jasa tertentu.

  4. Predicted (will) expectation (experience based norms), yaitu tingkat kinerja yang diantisipasi atau diperkirakan konsumen akan diterimanya, berdasarkan semua informasi yang diketahuinya.

  5. Deserved (want) expectation (equitable expectation), yaitu evaluasi subyektif konsumen terhadap investasi produknya. Ini berkenaan dengan apa yang setidaknya harus terjadi pada interaksi atau service encounter berikutnya.

  6. Adequate expectation, yaitu tingkat ekspektasi batas bawah dalam ambang batas kinerja produk atau jasa yang bisa diterima pelanggan.

  7. Minimum tolerable expectation, yaitu tingkat kinerja terendah yang bisa diterima atau ditolerir konsumen.

  8. Intolerable expectation, yaitu serangkaian ekspektasi menyangkut tingkat kinerja yang tidak akan ditolerir atau diterima pelanggan.

  9. Worst imaginable expectation, yaitu skenario terburuk mengenai kinerja produk yang diketahui dan atau terbentuk melalui kontak dengan media (TV, radio, koran, internet); melalui eksposur media (liputan berita dan surat pembaca).

Telah banyak riset yang menunjukkan keterkaitan erat antara kepuasan pelanggan dan ukuran-ukuran kinerja finansial, seperti margin operasi, return of investment (ROI), dan laba. Manfaat spesifik kepuasan pelanggan meliputi : keterkaitan positif dengan loyalitas pelanggan; berpotensi menjadi sumber pendapatan masa depan terutama melalui pembelian ulang, cross-selling dan up selling, menekan biaya transaksi pelanggan di masa depan terutama biaya komunikasi, penjualan dan layanan pelanggan. Menekan resiko berkenaan dengan prediksi aliran kas masa depan. Meningkatnya toleransi harga terutama kesediaan untuk membayar harga premium oleh pelanggan dan setia, rekomendasi positif mulut ke mulut, pelanggan cenderung lebih reseptif terhadap product-line extensions, brand extensions, dan new add-on service yang ditawarkan perusahaan, serta meningkatnya bargaining power relatif perusahaan terhadap jejaring pemasok, mitra bisnis, dan saluran distribusi

Akhirnya, keberhasilan dan langgengnya sebuah produk atau jasa dalam merangkul kepercayaan pelanggan yang loyal, tidak terlepas dari rancangan desain awal jasa atau produk yaitu segmentasi, targeting dan positioning pasar. Dan salah satu perusahaan yang berhasil merancangkan desain ini sejak awal adalah Pos Indonesia, yang akan diurai secara khusus di catatan setelah ini.

Salam gemilang

Benedikt Agung Widyatmoko

Hidupkan Suksesmu Dengan Indosat Mobile

Mei 30th, 2011, posted in Catatan Harian

Salam untuk Anda semua,

gerbang_sukses1Di era teknologi saat ini, masalah komunikasi sudah menjadi faktor penting dan merupakan kunci dari kemajuan dan suksesnya personil maupun korporasi. Berbagai kemudahan teknologi ditawarkan oleh berbagai provider telekomunikasi dengan program dan gadget yang mengikutinya. Kemurahan dan keunggulan teknologi terkini bak peluru kendali yang dilancarkan oleh perusahaan di belakangnya, bahkan ada pihak yang mengklain “gratis dan bebas biaya.” Masalahnya benarkan layanan yang mereka tawarkan itu benar-benar gratis ? Idealnya tidak ada perusahaan komersil yang mendirikan perusahaan untuk tujuan non-profit. Jadi kesimpulannya hanya masalah bahasa media saja yang sakti menghipnotis dan menjaring banyak konsumen yang berjung kepada kekecewaan, bahkan merasa “dijebak”.

Merah berperang melawan kuning, dikompori oleh Biru. Itulah yang terjadi di layar kaca kita, atau baliho dan bollboard penghias sisi jalan.

Konsumen yang awam menjadi dikaburkan oleh perang advertorial, tanpa memahami kebutuhannya, mereka terbius untuk menjadi user. Akhirnya manfaat dan investasi menjadi tidak sebanding. Hal itu bisa terjadi dikarenakan kurangnya informasi yang disampaikan atau memang sengaja dikaburkan demi menjala banyak konsumen baru yang awam itu, yang kepincut oleh kata-kata murah dan gratis.

Lalu pertanyaannya, pihak mana yang akan berada pada posisi rugi ? Paling cepat mengalami tentu saja konsumen. Namun “ketidakterbukaan” itu pada akhirnya akan menjadi bumerang yang mengimbas kepada pelontarnya sendiri, yaitu perusahaan provider penyedia layanan komunikasi; mereka hanya meraup untung BEP melalui penjualan kartu perdana dan gadget. Cap tukang jual kartu perdana menjadi label mereka.

Dalam perkembangan kini, kita bisa cermati bahwa yang sedang berkembang adalah gadget yang mendukung kegiatan profesional yang memang memerlukan kemudahan dan kecepatan komunikasi. Namun dalam pesan komersial hal ini tidak terjelaskan secara spesifik.

Dalam dunia usaha kecermatan dalam membidik segmen calon komunitasnya didukung dengan informasi yang komprehensif dan proporsional menjadi kunci keberhasilan marketing. Tagline yang pas dan mudah dimengerti juga menjadi rahasia sukses mengesampingkan faktir luck.

Indosat, salah satu provider dan perusahaan penyedia gadget telekomunikasi pada acara Launching Indosat Mobile tanggal 25 Mei 2011 di Ritz Carlton – Pacific Place, Jakarta; menjadi contoh kecerdikan dalam upaya merebut pasar yang luas.

pintu_gerbang_suksesmuIndosat Gerbang Sukses, Hidupkan Suksesmu Dengan Indosat Mobile, dan Pintu Hidupkan Suksesmu.

Sangat jelas Indosat dengan programnya ingin meyakinkan para calon konsumennya tentang gaya hidup para orang sukses dengan adanya investasi yang bisa mereka tekan, dengan manfaat komunikasi yang efektif namun efisien. Jadi mereka bukan menjual kemurahan berkomunikasi semata, melainkan menjual keefisienan komunikasi yang efektif.

Dengan membidik segmen karyawan dan wirausaha, Indosat meluncurkan paket Indosat Mobile dengan berbagai inovasi. Salah satunya bebas cari dan pilih nomor sendiri.

Selain itu, Indosat memperkenalkan Indosat Mobile di kartu Indosat untuk mendukung kebutuhan mobilitas pelanggannya dengan berbagai kelebihan :

  • Panggilan ke semua operator dengan harga terjangkau
  • Paket lengkap telepon, SMS, Data
  • Paket Harian Rp. 2.000,- pelanggan sudah bisa menikmati 150 menit telepon ke sesama pengguna nomor Indosat, dan 150 SMS serta 1 MB data.
  • Paket Mingguan Rp. 12.000,- pelanggan sudah bisa menikmati 200 menit telepon ke sesama pengguna nomor Indosat, 20 menit telepon ke nomor operator lain, 200 SMS dan 6 MB data,
  • Paket Bulanan Rp. 50.000,- pelanggan sudah bisa menikmati 1000 menit telepon ke sesama penguna nomor Indosat, 100 menit telepon ke operator lain, 1000 SMS dan 30 MB data.
  • Pemakaian paket berlaku mulai pukul 05.00 - 17.00.
  • Khusus untuk pelanggan pascabayar berlaku paket bulanan.
  • Discount 50% berlangganan Blackberry Full Service Bulanan [Blackberry On Demand] dan Blackberry Regular [BIS] untuk pelanggan Pascabayar s.d. 31 Desember 2011.

Cara Mengaktifkan Layanan BlackBerry Full Service Bulanan:

  • BlackBerry Regular (BIS) —> Datang ke Galeri Indosat terdekat
  • BlackBerry Full Service Bulanan (BlackBerry On Demand) —> Ketik Bulanan kirim via SMS ke 889

Cara Berlangganan :

  • Tekan *888# lalu tekan OK/YES, atau
  • Kirim SMS, ketik “Harian” atau “Mingguan” atau “Bulanan” ke 888

Sementara tarif di luar paket :

  • Pukul 05:00 - 17:00

Telepon ke sasama Indosat : Rp. 10 per 6 detik

Telepon ke operator lain : Rp. 30 per 6 detik

  • Pukul : 17:01 - 04:59

Telepon ke sasama Indosat : Rp. 30 per 6 detik

Telepon ke operator lain : Rp. 75 per 6 detik

  • Sedangkan untuk SMS dan Data, diberlakukan tarif sama sepanjang 24 jam layanan yaitu Rp. 99 /SMS dan Rp. 3 /KB

Fasilitas lain yang bisa dipersembahkan oleh Indosat adalah Kartu Indosat dilengkapi dengan layanan Indosat World, layanan portal terintegrasi yang memudahkan pelanggannya untuk mengakses berbagai layanan seperti onlibe registration, news, finance, m-banking, hingga games melalui ponsel. Unduh aplikasi Indosat World melalui *888#

Dengan Indosat Mobile-nya yang mereka klaim memiliki tarif kompetitif dan solusi lengkap untuk kaum profesional. Pelanggan pasca bayar mendapat tawaran diskon 50% berlangganan Blackberry paket lengkap sampai Desember 2011. Layanan ini dapat digunakan oleh pelanggan Indosat pra-bayar maupun pasca bayar dengan melakukan registrasi paket. Pelanggan pra-bayar bisa registrasi di *888# sedangkan pelanggan pasca-bayar bisa melakukan di galeri indosat.

Didukung dengan beragam kemudahan lain yang ditawarkan; Tarif mudah ke operator lain, tarif kompetitif, pilihan yang mudah dan murah, sinyal kuat, sukses, blackberry, pilih nomor sendiri, paket internet, indosat mobile – menjadi paket lengkap yang disediakan bagi para pelanggannya. Bandingkan dengan perusahaan penyedia lain yang menawarkan sepotong-sepotong saja dan tidak jelas target market yang ingin mereka sasar.

Kesungguhan hati Indosat dalam melayani dan memuaskan pelanggannya terbukti dengan tiga produknya yang meraih Top Brand Award pada tahun 2010; yaitu kategori SIM card GSM untuk Matrix [pascabayar], IM3 [prabayar], dan layanan internet untuk Indosat Broadband. Penghargaan ini diselenggarakan oleh Frontier Consulting Group bersama majalah Marketing [Suara Karya, Kamis 11 Februari 2010].

hidupkan_suksesmu1Penghargaan terhadap tiga brand Indosat, yaitu Matrix, IM3 dan Indosat Broadband, ini menjadi bukti bahwa layanan pascabayar, prabayar dan Indosat Broadband diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai solusi terhadap kebutuhan telekomunikasi mereka.

Salam gemilang

Benedikt Agung Widyatmoko

Audit Sepeda

Mei 2nd, 2011, posted in Catatan Harian

Salam untuk Anda semua,

Apa jadinya bila sepeda telah meracuni tugas kedinasan ? Anda tentu heran dan bertanya-tanya mengapa atau bagaimana peracunan itu terjadi, iya kan ?

Hehehe, begini ceritanya.

Pagi tadi saya melakukan audit internal utuk departemen HRD di perusahaan kami. Saya ditemani oleh team member yang juga plant manager kami.

Awalnya audit berjalan mulus penuh kegarangan kami sebagai auditornya menginvertigasi dan mencecar pertanyaan kepada auditee-nya. Namun ketika menginjak setengah perjalanan, saya mulai mencium gelagat tidak baik dan upaya pengalihan issue oleh auditee.

Ketika saya sedang asyik dalam kekusyukan mengamati dan mencermati bukti dokumen teraudit, HRD manager kami yang tengah terdesak posisinya itu, melontarkan kalimat simpel sekaligus kick bagi saya.

“Eh ya, Pak [kawan auditor saya]. Kapan nih ikutan Pak Agung nyepeda ?”

Yang dijawab oleh beliau : “Oh ya, kebetulan saya juga punya MTB.”

Perbincangan keduanya makin seru dan mengusik konsentrasi saya, menggoda untuk tidak membiarkan percakapan itu menjadi bipartid. Tak kuasa saya pun nyelebung ikut komentar, menciptakan perbincangan tripartid.

Pak Plant Manager : “Memangnya di sini ada yang punya hobby sepeda ?”

“Lho, Pak Agung itu kan yang punya sepeda abu-abu di depan pos satpam.” Imbuh Pak HRD.

“Oh jadi itu sepedamu to Pak ?” Pak Plant Manager berujar menoleh ke saya.

“Iya’. Jawab saya pura-pura konsentrasi [jaga imej lah, kan tim leader gitu lho hahaha]

“Wah boleh itu, kalau pas hari Sabtu bisa tuh diusulkan para Manager bike 2 work. Atau kita bisa juga bikin kegiatan rutin setiap Sabtu pas libur atau Minggu pagi, parade sepeda ke Bogor atau Puncak.” Lanjut Pak Plant Manager.

Terinspirasi oleh artikel di http://www.hijauku.com/2011/04/29/917/, saya pun nyeletuk.

“Iya Pak, siapa tahu dengan adanya Manager dan yang lain bersepeda ke pabrik, dari bos kasih fasilitas …”

“Sepeda”. Serobot Pak Plant Manager antusias sambil mengacungkan telunjuknya.

Yah seterusnya suasana audit menjadi ndledek mencair encer berkat sepeda dan rencana menyepedakan insan pabrik, termasuk wacana funbike karyawan dan keluarganya.

Setelah melalui perjuangan maha berat menahan hembusan issue sepedah, Walhasil audit berakhir menghasilkan 4 temuan minor dan 5 observasi.

Nah kalau sudah begini, yo opo tumon ? Audit kok nebar racun racun nyepedah hhhhaaaiyyyyaaah !

Salam gemilang,

Benedikt Agung Widyatmoko

Bila Kebencian Mendarah Daging dan Kolektif

Maret 26th, 2011, posted in Tak Berkategori

Salam untuk Anda semua,

Akhir pekan koq mengulas tentang kebencian to ? Mbok yang bagus-bagus dan menyenangkan saja, biar hati menjadi rileks ah.

Hehehe, saya sengaja pilih topik bahasan ini ya justeru ingin membuat hati kita rileks. Itu motivasi saya.

Mengapa ?

Lha di hari Sabtu 26 Maret 2011 nan cerah ini, saya menemukan sebuah “isu panas” [saya sebut isu karena belum ada klarifikasi dari pihak-pihak terkait :) ] tentang “rebutan kursi di kapal terbang” sebagaimana dikisahkan oleh @. Tidak tanggung-tanggung, dia rebutan kursi sama anggota dewan @

Masalah rebutan kursi ini sebenarnya bukan hal baru dan langka terjadi di dalam kapal terbang. Bahkan saya pun pernah mengalami dua kali kejadian, kapal terbang sedikit tertunda karena ada penumpang yang ngotot menolak kursi yang sudah tercatat sah dan menjadi haknya, hanya karena posisinya yang di bagian pintu darurat. Dari alasan karena penyakit, ataupun karena tidak mau melepaskan tas mereka dari pelukan.

Lalu, mengapa kejadian di dalam kapal tebang Lion Air jakarta- Jogja hari ini menjadi begitu istimewanya. Ya itu tadi, karena ada Mas Roy Suryo.

Ya, Mas Roy Suryo selama ini sering dikaitkan dengan sikap dan pernyataannya yang kontroversial.

Terlepas dari siapa atau pihak mana yang memicu terjadinya insiden kecil ini, toh stigma kesalahan sudah bisa ditebak menyasar kepada Mas Roy. Dan hal ini bisa dimengerti dan dimaklumi karena, ya itu tadi : gelar kontroversial-nya Mas Roy Suryo, dibumbui dengan wujud kekecewaan “akut dan mendarah daging” Capt Pesawat Vino kepada [semua] pejabat :).

“Pejabat memang Anjing” begitulah ucapan Capt Vino yang diperjelas  dalam aksara kapital di timeline twitter pagi ini oleh @. Kejadian ini langsung membara di twitter, pujian kepada Capt Vino mengedepan.

Bukan saja kebingungan Sdr Ernest yang tertunda menduduki seat yang menjadi haknya, setidaknya hal ini sudah menyulut kejengkelan penumpang lainnya. Dikipasi oleh ucapan Capt Vino tentang pejabat.

Kekacauan sebelum berangkat dan permintaan maaf dari Mas Roy Suryo kepada seluruh penumpang, … bukankah akan lebih baik dan mendinginkan hati untuk menyongsong akhir pekan yang rileks, bila kita semua yang terpancing dan penasaran dengan ending peristiwa di kapal terbang Lion Air pagi ini bersedia menahan diri memberikan sikap atas opini yang baru sepihak ini.

Siapa pun atau puhak manapun yang nantinya menjadi pemicu, semoga kebencian yang mendarah daging dan kolektif tidak memasung hati kita, ya :)

Salam gemilang

Benedikt Agung Widyatmoko

Kemana perginya air itu ?

Maret 7th, 2011, posted in Catatan Harian

Salam untuk Anda,

Rindu,

Kerinduan itu makin dalam ketika setiap kali kami berkunjung ke kampung tempat Alm Simbah tinggal.

Kerinduan akan gelak tawa di antara gemericik riak air sungai yang mengalir di sebelah rumah Alm Simbah.

Di sungai yang sekarang telah mengering airnya itu, di situlah dulu kanak-kanak kami bersama kawan-kawan bercanda ria dalam kepolosan. Yang seolah tiada peduli dengan peringatan orang tua kami tentang keangkeran grunjungan di sungai itu, toh tidak mengurangi antusias kami dibuai oleh air yang membasahi sekujur tubuh bocah kami.

Masih tergambar jelas di ruang benakku, kegembiraanku dan adik ketika seser kami berhasil memerangkap ikan atau sidat. Hal yang selalu berulang setiap kami menghabiskan masa libur sekolah.

Kini seiring bergulirnya waktu, dan kami pun menanggalkan baju kanak-kanak kami, kerinduan itu menjelma menjadi sebuah nostalgi.

Kemana perginya air sungai itu ?

Kemana keramahan air grunjungan yang dulu sering menyapa dan menyambut kehadiran kami bersama kawan-kawan ?

Kemanakah perginya air sungai itu ?

Dari atas jembatan beton pengganti titian bambu yang dulu menjadi tempat kami berjajar duduk memancing, kami mengenangkan indahnya masa itu.

Salam gemilang

Benedikt Agung Widyatmoko

Masih Ada

Maret 2nd, 2011, posted in Tak Berkategori

Salam untuk Anda,

Haloooo, apa kabar ?

Hayhayhay … setelah sekian lama vakum, akhirnya kembali menjenguk ruang kata saya ini. Hhhmmm, cukup terbengkelai dan banyak mesti ditata ulang untuk memaniskan penampilannya.

Yang jelas 24 Juli 2010 adalah terakhir kali ruang kata ini mengalami siraman kata, dan tentu saja rentang waktu yang terlalu lama untuk pingsan ya hehehe.

Ok, setelah tidur panjangnya, ruang kata ini dengan sedikit tampilan baru yang fresh … termasuk perubahan judulnya, akhirnya menggeliat siuman.

Ruang kata ini masih ada, besiap untuk kembali menaburkan kata-katanya … :)

Salam gemilang,

Benedikt Agung Widyatmoko

Berpacu Dengan Waktu

Juli 24th, 2010, posted in Catatan Harian, Rekoleksi

Salam untuk Anda,

Persetujuan dan penolakan, akan selalu berpasangan mengiringi perjalan hidup setiap manusia. Entah itu dari orang lain atau bisa saja dari pribadi sumber asalnya.

Keputusan seseorang adalah sebuah bentuk dari persetujuan atau penolakan dari dirinya. Seorang yang bertindak ramah adalah keputusannya untuk menghindari perseteruan, seorang siswa yang memilih rajin belajar adalah keputusannya untuk menolak menjadi siswa dengan nilai akademik tidak baik. Demikian pun seorang yang bersahaja adalah keputusannya untuk tetap memperoleh simpati dari lingkungannya.

Tidak ada dalil khusus tentang hak memutuskan. Bahkan Tuhan pun walau telah menyediakan dan memberikan panduan kebaikan dan hal tidak baik, memberikan keluasaan kepada siapa pun untuk memutuskan pilihannya masing-masing sesuai dengan persetujuan batinnya. Tentu saja Tuhan Maha Baik tetap akan setia mendampingi dan memberikan pengingatan-pengingatanNya melalui peristiwa-peristiwa yang kemudian mengikuti tindakan / sikap yang kita pilih. Termasuk menyediakan pintu ampunan atas pertobatan.

Saya percaya bahwa sering kita walau telah tahu rumus kebaikan itu, namun kita akan mengupayakan sebuah toleransi bila menemukan celah untuk tidak konsisten. Benar ?

Hal ini saya alami dan harus saya amini sendiri, ketika saya di satu kesempatan menyaksikan siaran televisi bersama isteri saya. Ketika itu acara tentang griya unik yang menampilkan rumah dari seorang politisi muda. Rumahnya megah di tengah tanah luas yang sejuk bak kebun raya.

Saya yang sedang mengupayakan taraf hidup sebagaimana saya cita-citakan, berucap mengomentari tayangan tersebut. “Orang muda koq sudah bisa sesukses dan sekaya itu ya ? Doanya apa ya ?” Yang dijawab oleh isteri saya dengan ketenangannya, “ya bisa saja, karena tidak pernah menyia-nyiakan waktunya.”

Sebuah jawaban singkat, lugas dan cerdas bukan ?

Ya, itu pasti. Karena memang hal itulah rumus hidup hakiki. Tidak menyia-nyiakan waktu.

Isteri saya benar sekali. Sebab tidak ada istilah kesia-kesiaan [waktu] untuk setiap upaya baik dilandasi niat baik. Bila pun akhirnya belum sesuai harapan peraihannya, toh setidaknya sudah membukakan akses kepada pelaku tindakan itu sendiri untuk sesuatu kesempatan baik lainnya.

Hal paling sederhana saja, di ruang tamu tokoh acara itu, kepada pemirsa sudah dipertunjukkan berlemari buku-bukunya, banyak sekali. Koleksi bukunya sudah barang tentu terbanyak adalah yang merujuk kepada bidang minat dan konsentrasinya. Namun dia tetap menguapayakan membaca dan belajar ilmu-ilmu lain.

Mari kita hitung-hitungan. Ada berapa banyak koleksi buku Anda ? Berapa lama Anda membaca setiap kali ? Seberapa besar minat Anda untuk segera mengupasnya setiap melihat buku atau majalah atau surat kabar ?

Saya harus akui, meski saya sangat suka membeli buku, namun jangan ditanya berapa banyak buku yang tidak tamat saya baca. Bukan sebuah tindakan yang boleh ditiru tentunya.

Tahukah Anda korelasi antara buku saya dengan penyia-nyiaan waktu saya ?

Ya, tepat sekali. Saya dengan sadar telah menyia-nyiakan waktu saya. Saya membuang waktu saya dengan percuma ketika saya memilih untuk bersantai-santai memanjakan tubuh saya di kursi malas tanpa sebuah buku menemani waktu luang saya. Kalkulasi sederhananya adalah setengah jam saja saya membaca buku saya, setidaknya ada pencerahan baru bagi pemahaman saya, dan saya sudah bisa punya alasan merayu isteri saya untuk membelikan saya buku baru lagi. Betul ?

Sebenarnya peluang dan kesempatan itu berbanding lurus dengan pengetahuan dan pemahaman yang kita punyai. Semakin luas pemahaman kita, maka kesempatan untuk maju dan naik tangga menjadi keunggulan komparatif.

Masih belum percaya ? Masih mau bukti ?

Coba Anda sebutkan nama para pengusaha yang sukses menurut Anda. Sudah ?

Sekarang coba Anda cari tahu siapa pengusaha sukses idola Anda yang punya titel sarjana ? Atau Anda mungkin pernah kenal atau mendengar nama Susi Pudjiastuti, seorang wanita super dari Pangandaran yang super suskes dan kaya punya kapal terbang meski cuma punya ijazah SMP ? Dan contoh lain adalah Pak Bob Sadino yang nyentrik itu, yang pernah diejek Andy F Noya dalam acaranya Kick Andy “Bagaimana orang bisa percaya Anda sukses, kalau buat beli celana panjang saja tidak mampu ?”.

Klu-nya adalah, mereka semua yang beruntung itu tidak pernah lupa menyertakan upaya besar di sepanjang hidupnya. Belajar dan berupaya tiada hentinya.

Jangan dulu Anda terburu-buru menghakimi pendidikan mahal, toh sudah banyak bukti hidup orang sukses kaya yang tidak mengenyam pendidikan formal tinggi.

Mereka semua itu adalah gambaran dari kecerdasan keputusan yang mereka pilih. Ketidaktahuan bukan menjadi penyurut langkah mereka. Toh alam sudah menyediakan banyak saluran pengetahuan yang tiada habisnya untuk dieksplorasi. Kita adalah guru terbaik, kita adalah motivator terbaik untuk kemajuan diri kita sendiri. Fasilitas dan sarana hanyalah pendukung, yang tanpanya pun tidak akan menjadi faktor pengurang keberhasilan selama Anda tidak mengendurkan semangat dan cita-cita Anda. Anda bisa mencari perpustakaan, Anda bisa mencari pedagang buku bekas, Anda bisa belajar melalui internet gratis yang sekarang sedang digalakkan.

Prof. Yohanes Surya lulusan Cum Laude ilmu fisika dari perguruan tinggi di Amerika mengajarkan bahwa “sesungguhnya semua orang itu ditakdirkan pintar, cuma tidak semua orang berkesempatan bertemu dengan guru yang baik”.

Sekarang, masihkah pantas kita untuk memilih menolak datangnya kesempatan hanya oleh karena perasaan kurang pengetahuan, masih berpegang fanatik akan fak atau jurusan bidang ilmu pendidikan ? Masihkah tidak mengijinkan diri Anda untuk membaca dan belajar ilmu yang lebih luas untuk membangun pemahaman Anda ?

Jadi, kesuksesan dan kemakmuran itu sebenarnya hak semua orang sebagaimana slogan Success is my right nya Andrie Wongso, baik dengan guru formal maupun dengan guru alam. Semua itu hanya masalah waktu, tergantung dari banyaknya waktu yang telah Anda sia-siakan.

Jadi Anda telah memutuskan, setuju atau menolak !

Salam gemilang

Benedikt Agung Widyatmoko

Blogger United Absolutely Bloggerhood [Oleh-oleh Dari Amprokan Blogger 2010]

Maret 8th, 2010, posted in Catatan Harian

Salam untuk Anda sekalian,

Adakah persahabatan sejati ? Ada, jawabnya.

Antara Siapa ? Blogger, jawabnya.

Ya, selama ini mungkin ada beberapa kejadian menyakitkan, berkat ternodainya kesucian persahabatan … itu kata mereka yang merasa tersakiti tentunya. Namun benarkah dalam setiap hubungan selalu berakhir sakit dengan perasaan terkhianati ? Tidak, jawabnya.

Dalam setiap hubungan, selama itu dibangun dengan fondasi ketulusan dan tidak ada motif kepentingan, pasti akan langgeng walau terpisah jarak dan waktu. Hubungan akan menjadi indah dan terjaga langgeng tanpa harus menuntut kehadiran fisik dan kedekatan jarak.

Hal ini telah dibuktikan dengan nyata dalam event temu blogger yang digagas dan dirancang dengan apik oleh Be-Blog dalam acara Amprokan Blogger bertajuk Blogger Cerdaskan dan Hijaukan Bekasi pada tanggal 6-7 Maret 2010 kemarin.

Acara dimulai pada hari Sabtu tanggal 6 Maret 2010 pagi di Wisma Haji kota Bekasi. Ratusan blogger dari berbagai kota  Depok, Jakarta, Bogor, Bandung, Bekasi, Kuningan, Karesidenan Surakarta [Solo, Surakarta, Karanganyar], Ponorogo, Mojokerto, Pontianak, Cirebon, Jogja, Tangerang, Palembang, Surabaya, Pekanbaru, Karawang, Cikarang, Ngawi, Kubu Raya, Pasuruan, Banyumas, Brebes, Kudus, Purwokerto, Balikpapan, Magelang, Gresik, Malang, Madiun, Ponorogo, Bangkalan, Makassar, Aceh, Ngawi, Riau, Wonosobo, Padang, mulai berdatangan saling sapa dan berbagi cerita sebelum memulai acara di hari pertama.

Setelah semua blogger melakukan registrasi ulang dan menerima goody bag dari panitia,  satu persatu mulai menaiki bus sesuai dengan pembagian bus yang telah ditetapkan panitia.

Dengan pengawalan polisi, iring-iringan lima bus bergerak meninggalkan Wisma Haji kota Bekasi yang juga menjadi tempat menginap bagi para blogger peserta, menuju Tugu Bina Bangsa, yang merupakan maskot kota Bekasi, menggambarkan semangat perlawanan para pahlawan mengusir penjajah.

Dari Tugu Bina Bangsa, rombongan blogger bergerak menuju Sentra Usaha Kecil Menengah [UKM] boneka HIKPID. Para blogger disambut oleh warga dan pelaku UKM dipimpin Bapak Wakil Walikota Bekasi H Rahmat Effendi, SSos, MSi. Para blogger dengan senang hati menerima souvenir bantal cinta.

Perjalanan dilanjutkan ke TPA Sumur Batu Bekasi. Di sana para blogger diberikan pengetahuan tentang manfaat pengolahan sampah menjadi pupuk dan pembangkit tenaga listrik melalui pengolahan gas metana.

Perjalanan dilanjutkan ke Kota Jababeka di Cikarang. Para blogger dapat menikmati keindahan dan kelengkapan serta keasrian Kota Jababeka. Para blogger disambut hangat di President University, dan mendapatkan penjelasan detail dari Bp. Suresh Kumar [President Director PU] tentang visi misi pembangunan dan pelaksanaan kegiatan akademik di PU. PU didirikan untuk mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mendidik para siswanya menjadi para ahli yang siap pakai melalui pendidikan intelektualitas dan mental kepemimpinan. PU menerapkan sistem biaya pendidikan tetap untuk masa 2.5 tahun lulus, yaitu semua biaya dibayar di muka dan para siswa dibebaskan segala macam biaya pendidikan lagi selama masa belajar mereka, berapa kali pun mereka mengulang mata kuliah karena kurang nilai. Para siswa diwajibkan tinggal di dormitory pada masa setahun pertama. Di dormitory para siswa memperoleh pendidikan sosial dan kepemimpinan dengan program lomba antar blok, yang dimaksudkan untuk menilai seberapa mampu seorang siswa yang ditunjuk sebagai ketua camp [RT] dormitory dalam mengatur di masyarakat kecilnya. PU menugaskan dua ketua asrama, yang dipilih dari latar belakang militer.

PU juga berprinsip tidak ingin meluluskan pengangguran dengan cara menerima siswa hanya sesuai dengan permintaan perusahaan di lingkungan Jababeka. Para siswa wajib program ekstensif / permagangan selama 1 tahun. Setelah itu menyusun skripsi. Dan otomatis siswa setelah wisuda akan langsung mendapatkan penempatan di perusahaan magangnya.

[Ssssst, ini bisa jadi inspirasi untuk lomba blog UII yang bertema Kampus Idaman :) ]

Para blogger juga cukup memperoleh ilmu berkat pemaparan tentang alasan pembangunan dan tujuan jangka panjang, serta kelengkapan fasilitas kota Jababeka oleh GM Residential Commercial Kota Jababeka, Bp. I Made Surya Darma.

Kegiatan anjangsana di Kota Jababeka ditutup dengan city tour dan aksi penamaman pohon di Botanical Garden, yang dipimpin oleh Bp Eka Budianta. Para blogger banyak belajar tentang pohon di mini kebun raya ini. Dan juga bahwa rumah Tuhan ternyata ada di pohon, itulah mengapa alasan kita selalu memanjatkan doa :), cara indah Pak Eka untuk menanamkan rasa cinta kepada pohon.

Dengan pemotongan tumpeng perayaan ulang tahun ke-3 Botanical Garden dan pelepasan balon ke udara, para peserta beria-ria meninggalkan Kota Jababeka.

Di sini kebahagiaan blogger semakin lengkap, berkat masih dengan pengawalan ditambah lambaian tangan warga yang terusik kepenasarannya akibat bunyi sirene motor polisi, kelima bus yang mengangkut para blogger kembali ke kota Bekasi menuju kediaman dinas Bapak Walikota Bekasi untuk acara sarasehan. Para blogger benar-benar sangat diistimewakan, dengan pengawalan polisi tiada putus menembus tol yang dalam keadaan macet menjadi lancar dan punya hak didahulukan … [semoga para blogger menjadi tetap rendah hati ya hehehe].

Sambil menunggu acara sarasehan dimulai, para blogger ditantang membuat liputan kegiatan hari pertama Amprokan Blogger dalam perlombaan live blogging bertema Aku Cinta Bekasi berhadiah total Rp. 22,5 untuk tiga blogger pemenang.

Tepat pukul 19.30 wib acara sarasehan dimulai dengan meriah di halaman rumah dinas walikota Bekasi, Bp. Mochtar Mohamad.

Acara dibuka dengan sambutan dari Mas Aris, ketua panitia Amprokan Blogger, dilanjutkan oleh Mas Enda Bapak Blogger Indonesia.

Dalam sambutannya, Pak Mochtar memaparkan tentang kota Bekasi dan kemajuannya. Beliau juga menjelaskan bahwa hanya melalui sampah saja Pendapatan Aseli Daerah [PAD] Bekasi mencapai Rp 30.4 M per tahunnya. Melalui sampah di TPA Bantar Gebang, kota Bekasi berhasil memproduksi 2MW listrik yang menerangi 100 KK, dari target 30MW. Selain listrik, kata Pak Mochtar, Pemkot Bekasi juga mengelola sampah menjadi pupuk dengan hasil produksi rata-rata 200 ton per hari. Untuk menggenjot produksi pupuk. Pemkot Bekasi juga membuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus memproduksi pupuk. BUMD itu ditargetkan memproduksi 50 ton per hari.

Masih kata beliau, ada kabar bagus bagi pecinta sepakbola di Bekasi, bahwa dalam bulan Maret ini akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan stadion berstandar internasional di Bekasi untuk mendukung kesebelasan Bekasi yang telah masuk ke divisi A.

Setelah dipuaskan dengan jamuan yang menggugah selera, para blogger kembali dimanjakan dengan penampilan band dari para pemenang lomba band siswa dari acara perayaan ulang tahun ke-13 kota Bekasi. Juga aksi panggung Delilah, band yang keseluruhan personilnya puteri.

Puncak kehebohan para blogger, ketika Bang Jelly Tobing tampil prima besama band-nya. Juga ketika Pak Walikota dengan apiknya menyenandungkan tembang Akhirnya Kumenemukanmu-nya Naff. Hal ini menimbulkan celetukan dari kawan blogger dari TPC : Hebat, walikota biasanya nyanyi Widuri, Pak Mochtar nyanyi Naff .. bener-bener gaul. :)

Selepas penampilan memukau Pak Walikota, blogger makin dimanjakan dengan kehadiran Iyeth Bustami, yang selain menampilkan lagu Laksmana Raja di Laut, para blogger dikejutkan dengan dahsyatnya ia menyanyikan lagu New York New York yang njazzy sekali.

Hari semakin larut, acara di kediaman Pak Mochtar disambung oleh kehadiran Mbak Riesa Amrikasari yang ngetop sebagai Roseheart writers, dan Mbak Jane Shalimar. Dalam acara talk show yang dipandu Mas Eshape itu, banyak ilmu kepenulisan dari Mbak Riesa, terpenting adalah terbuka lebar pintu bagi para blogger untuk masuk dapur redaksi buku. Ilmu penting adalah masalah kaidah bahasa saja, dalam waktu ini masih banyak penulis yang belum memahami tentang cara penulisan kata depan.

Acara hari pertama dipungkasi dengan tantangan Pak Mochtar kepada para blogger untuk membuat tulisan di blog para blogger bertema kesan Amprokan Blogger, hingga Pak Mochtar punya alasan untuk menggelar acara temu blogger sebagai agenda tahunan kota Bekasi, melalui tulisan blogger tentang Amprokan Blogger. Blog terbaik akan dihadiahi tiket pesawat gratis untuk kembali ke kota blogger. Bila yang menang dari Bekasi, hadiahnya menginap gratis di Hotel Horizon Bekasi.

Para blogger menghabiskan malam pertamanya di wisma haji Bekasi dengan ngobrol begadang, dan sebagian lagi langsung mengejawantahkan tantangan Pak Walikota, lek-lekan sibuk merangkai kata mengharap peruntungan hehhehe.

Hari kedua Amprokan Blogger, dengan mata masih merah dan sipit berkat ngantuk dan kelelahan. Tak mampu memupuskan semangat para blogger untuk bersiap-siap menuju Aula Pusdiklat Mahkamah Konstitusi, mengikuti agenda hari kedua Seminar Interaktif bertopik Konsep Cybercity, Peran Komunitas Blogger dan e-Government.

Seminar yang bertabur ilmu dan doorprize itu dipandu oleh Mas Budi Putra, Mas Romi Satrio Wahono yang ternyata adik kelas saya di SD Sompok Semarang [berani-beraninya dia melangkahi sukses kakak kelasnya :) ], dan pak Nukman Lutfie yang praktisi jejaring sosial itu.

Dalam amprokan blogger ini dilengkapi dengan aksi sosial para blogger untuk berpartisipasi dalam Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia [SEBUAI], dengan menyumbangkan buku anak-anak yang masih layak baca.

Demikianlah segala kebahagiaan dan kebersamaan indah dua hari di Amprokan Blogger yang sukses berat itu.

Sampai kita bertemu kembali sahabat blogger-ku, sampai kita mengunduh manfaat lebih banyak lagi melalui blogging sehat sebagaimana telah diajarkan oleh Mas Budi, Mas Romi dan Pak Nukman.

Salam gemilang

Benedikt Agung Widyatmoko