Audit Sepeda

2 May 2011

Salam untuk Anda semua,

Apa jadinya bila sepeda telah meracuni tugas kedinasan ? Anda tentu heran dan bertanya-tanya mengapa atau bagaimana peracunan itu terjadi, iya kan ?

Hehehe, begini ceritanya.

Pagi tadi saya melakukan audit internal utuk departemen HRD di perusahaan kami. Saya ditemani oleh team member yang juga plant manager kami.

Awalnya audit berjalan mulus penuh kegarangan kami sebagai auditornya menginvertigasi dan mencecar pertanyaan kepada auditee-nya. Namun ketika menginjak setengah perjalanan, saya mulai mencium gelagat tidak baik dan upaya pengalihan issue oleh auditee.

Ketika saya sedang asyik dalam kekusyukan mengamati dan mencermati bukti dokumen teraudit, HRD manager kami yang tengah terdesak posisinya itu, melontarkan kalimat simpel sekaligus kick bagi saya.

Eh ya, Pak [kawan auditor saya]. Kapan nih ikutan Pak Agung nyepeda ?

Yang dijawab oleh beliau : Oh ya, kebetulan saya juga punya MTB.

Perbincangan keduanya makin seru dan mengusik konsentrasi saya, menggoda untuk tidak membiarkan percakapan itu menjadi bipartid. Tak kuasa saya pun nyelebung ikut komentar, menciptakan perbincangan tripartid.

Pak Plant Manager : Memangnya di sini ada yang punya hobby sepeda ?

Lho, Pak Agung itu kan yang punya sepeda abu-abu di depan pos satpam. Imbuh Pak HRD.

Oh jadi itu sepedamu to Pak ? Pak Plant Manager berujar menoleh ke saya.

Iya’. Jawab saya pura-pura konsentrasi [jaga imej lah, kan tim leader gitu lho hahaha]

Wah boleh itu, kalau pas hari Sabtu bisa tuh diusulkan para Manager bike 2 work. Atau kita bisa juga bikin kegiatan rutin setiap Sabtu pas libur atau Minggu pagi, parade sepeda ke Bogor atau Puncak. Lanjut Pak Plant Manager.

Terinspirasi oleh artikel di http://www.hijauku.com/2011/04/29/917/, saya pun nyeletuk.

Iya Pak, siapa tahu dengan adanya Manager dan yang lain bersepeda ke pabrik, dari bos kasih fasilitas …

Sepeda. Serobot Pak Plant Manager antusias sambil mengacungkan telunjuknya.

Yah seterusnya suasana audit menjadi ndledek mencair encer berkat sepeda dan rencana menyepedakan insan pabrik, termasuk wacana funbike karyawan dan keluarganya.

Setelah melalui perjuangan maha berat menahan hembusan issue sepedah, Walhasil audit berakhir menghasilkan 4 temuan minor dan 5 observasi.

Nah kalau sudah begini, yo opo tumon ? Audit kok nebar racun racun nyepedah hhhhaaaiyyyyaaah !

Salam gemilang,

Benedikt Agung Widyatmoko


TAGS Sepeda bike 2 work


-

Author

Search

Recent Post

Enter a long URL to make tiny: