• 24

    Jul

    Berpacu Dengan Waktu

    Salam untuk Anda, Persetujuan dan penolakan, akan selalu berpasangan mengiringi perjalan hidup setiap manusia. Entah itu dari orang lain atau bisa saja dari pribadi sumber asalnya. Keputusan seseorang adalah sebuah bentuk dari persetujuan atau penolakan dari dirinya. Seorang yang bertindak ramah adalah keputusannya untuk menghindari perseteruan, seorang siswa yang memilih rajin belajar adalah keputusannya untuk menolak menjadi siswa dengan nilai akademik tidak baik. Demikian pun seorang yang bersahaja adalah keputusannya untuk tetap memperoleh simpati dari lingkungannya. Tidak ada dalil khusus tentang hak memutuskan. Bahkan Tuhan pun walau telah menyediakan dan memberikan panduan kebaikan dan hal tidak baik, memberikan keluasaan kepada siapa pun untuk memutuskan pilihannya masing-masing se
    Read More
  • 18

    Jan

    Aku

    Salam untuk Anda semua, Kawanku mewartakan, kata dia aku dicela mereka. Aku tersenyum. Kau disalahkan olehnya, kata kawanku lain. Aku tersenyum. Kawan dari kawanku mendesak, bertindaklah setidaknya sanggahlah. Aku tersenyum. Kawan-kawanku berujar, Hai, mengapakah kau tersenyum ? Mengapakan kau tidak menjawab ? Mengapakan kau tiada melawan ? Mengapakah kau tiada membela diri ? Aku tersenyum. Hai kawan-kawanku, bukanlah kuasaku menjawabi mereka, bukanlah kuasaku membela diri, tiada kuasaku melawan, tiada kuasaku menghakimi mereka. Kata dan laku mereka atasku itulah keyakinan mereka. Layaknya angka 9, berkali-kali kita mengalikannya dengan berbagai angka, dengan berapa pun digitnya. Perhatikanlah angka hasil perkaliannya pasti akan kembali lagi kepada 9 bila dijumlahkan. Tid
    Read More
  • 9

    Jan

    Baik Tidak Baik Baik

    Salam untuk Anda, Baik itu karunia Baik itu bukan doktrin Baik itu sukarela Baik itu disukai Baik itu dipuji Baik itu ditiru Baik itu dipilih Baik itu tidak menghakimi Baik itu personal Baik itu tidak memaksa untuk diikuti Baik itu tidak berstandar Baik itu tidak merasa baik Baik itu tidak ada yang terbaik Karena baik itu plural Baik itu tidak mengikat Baik itu tidak berharap Baik itu penyerahan Baik itu beryukur Baik itu bersayap, terbang dan menyebarkan kebaikan Baik itu membebaskan Baik itu bukan kita Kita tidak baik tanpa mereka baik Baiknya mereka bukan karena kita Karena mereka memang baik Baik itu kualitas, bukan kuantitas Baik itu tidak pupus Baik tetap baik walau ditinggalkan Baik tetap baik walau berkurang Baik itu abstrak Baik tidak bisa ditakar Baik itu semesta Baik itu Tuhan
    Read More
  • 30

    Nov

    Menggambar Cita - Cita

    Salam untuk Anda sekalian, Ketika seorang anak kecil ditanya apa cita-citanya kelak, pasti jawaban tangkas dan cepat akan langsung terlontar dari bibirnya; dokter, artis, tentara, presiden ? Cita-cita begitu mudah masuk ke dalam ruang benak seorang anak-anak karena mereka masih polos dan lugu. Semua karakter impian itu meresap dalam ke dalam pikiran polos mereka, karena mereka melihat betapa indahnya menjadi karakter impian mereka. Mereka sama sekali belum mengetahui betapa banyaknya tingkatan pola tindakan / perilaku yang harus mereka penuhi untuk mencapai posisi pada status atau pangkat kemasyarakaratan itu. Coba bandingkan ketika pertanyaan yang sama Anda lontarkan kepada anak-anak usia SMP, atau bahkan SMA. Bisa ditebak jawaban mereka tidak sespontan dan seberani sebagaimana saat mer
    Read More
  • 12

    Oct

    Tentang Kecukupan

    Salam untuk Anda sekalian, Kemarin lusa melalui tayangan pemberitaan di televisi, diwartakan tentang bahan bantuan makanan untuk para sahabat di Sumbar dan sekitarnya, yang diketahui telah lewat masa kadaluarsanya; dan tidak tanggung-tanggung tampak pada kemasannya, seharusnya sudah tidak layak konsumsi lagi bulan Desember 2008. Terenyuh dan tertohok batin ini mengetahui kenyataan itu. Makanan yang telah disediakan Tuhan dengan melimpah ternyata ada masanya menjadi sulit didapatkan secara layak. Kenyataan bencana alam yang menimpa para sahabat dan bahan makanan bantuan yang telah kadaluarsa hampir setahun lamanya, dapat Anda bayangkan, penderitaan dan kegetiran yang saat ini dialami oleh para sahabat kita di bumi Andalas. Semua keterbatasan itu, atas berkat rahmat dan kasih Tuhan tentu
    Read More
  • 18

    Sep

    Manusia Pohon

    Salam untuk Anda sekalian, Dua hari ke depan, kemungkinan besar seluruh warga muslim di negeri kita akan menyambut dan merayakan hari raya Iedul Fitri 1 Syawal 1430 H. Hari yang telah dinantikan dengan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan sebulan lamanya, menahan segala hawa nafsu; bathin atau pun raga. Sebuah hari kemenangan bagi sahabat dan saudara kita yang berhasil melampaui segala ujian iman. Dan pada masa bulan Ramadhan, disediakan pula sebuah mahabonus bagi sesiapa saja yang karena keikhlasan dan kekhusyukannya beribadah selama bulan Ramadhan [khususnya] dan 11 bulan sebelumnya, yaitu boleh menikmati anugerah rahmat malam seribu bulan atau Laillatul Qadar. Lalu apakah kemenangan itu disediakan kepada semua sahabat atau saudara kita yang telah melaksanakan ibadah puasa ? Ya. Lho bukank
    Read More
  • 12

    Sep

    Cinta Di Balik Gusar

    Salam untuk Anda sekalian, Ketika cinta sudah menyapa dan menyatukan 2 hati, adakah yang mampu atau memampukan untuk menarik kembali cinta itu ? Sampai berapa lama Anda sanggup memelihara kemarahan Anda kepada orang terkasih Anda ? Sehari, dua hari, tiga hari atau bahkan lebih ? Coba perhatikanlah wajah orang terkasih Anda pada saat tidurnya, rasakan betapa damainya sebenarnya di berada di dekat Anda, sehingga tiada sedikitpun kegelisahan dan ketakutan terpancar di wajahnya. Maka percayalah bahwa ketika Anda terlelap dalam tidur, kekasih hati Anda pun memandangi wajah Anda dan mendaraskan doa baik untuk kesehatan dan keselamatan Anda, walau di dalam kemarahannya kepada Anda ? Jika yang ada di dalam batin Anda adalah sesungguhnya cinta, dan bukannya nafsu, maka tidak ada kekuatan Anda untu
    Read More
  • 2

    Sep

    Merah Putih Indonesia-ku

    Salam untuk Anda semua, Pagi kemarin saya menurunkan bendera merah putih yang telah terpasang di halaman rumah kami sejak sepekan sebelum pesta perayaan tujuh belasan. Ada perasaan syahdu ketika saya menurunkan bendera itu dari tiangnya, sama halnya ketika saya memasang dan mengibarkannya. Saya memang sengaja untuk tidak menurunkannya sebelum bulan Agustus berakhir, meski para tetangga sudah menurunkan bendera merah putih mereka masing-masing. Bukan karena ingin tampil nasionalis atau dipandang jiwa keindonesiaan saya paling menonjol dari yang lain. Bukan, saya hanya rindu kemeriahan pesta Agustusan sebagaimana masa kanak-kanak saya dulu. Saya masih teringat bagaimana cerianya saya, adik dan teman-teman tampil bersama dalam karnaval Agustusan … mengenakan duk pramuka yang berwarna me
    Read More
  • 1

    Sep

    Menantikan atau Menyongsong

    Salam untuk Anda semua, Belum lama berselang, cukup marak pemberitaan maupun perbincangan mengenai 2012. Sebuah catatan dari peradaban masa lalu yang baru ditemukan, telah menjadikan 2012 menjadi angka cantik yang sedemikian populer, bahkan program tayangan pemirsa di stasiun televisi nasional pun tak ketinggalan mengupas secara gamblang berikut bumbu pendapat dari paranormal sehingga menuansakan kemencekaman. Sebenarnya saya pun telah setidaknya mengalami beberapa kali hebohnya pemberitaan tentang akhir jaman atau dalam bahasa awam dimaknai sebagai kiamat. Saat saya masih bersekolah di kelas 4 SD, pun hal ini sudah cukup menarik dan mempengaruhi ruang benak kanak-kanak kami, dan argumen-argumen polos di antara kami waktu itu. Bahkan di sebuah surat kabar lokal ditampilkan sebuah berita s
    Read More
  • 19

    May

    Airmu Mengalir Sampai Jauh

    Salam untuk Anda semua, Seorang lelaki muda tampak termenung di sebuah bangku taman. Sesekali lengannya terayun ke arah dahinya, mengusap peluh yang mengalir. Pakaiannya terlihat rapih, meskipun sedikit basah karena peluh; setelan hem lengan panjang dengan pantalon. Seorang lelaki muda lain, sekilas seumuran dengannya berjalan ke arahnya. Tampak mereka berdua sudah saling mengenal, ketika pemuda yang baru hadir mengulurkan tangannya mengajak pemuda pertama berjabat tangan. Kemudian mereka tampak terlibat dalam sebuah percakapan. Sepintas saya memperhatikan percakapan mereka, saya menyimpulkan bahwa mereka berdua adalah seorang wiraniaga. Dan meski saling mengenal, ternyata mereka dari perusahaan yang berbeda. Pemuda 1 : Sudah dapat berapa prospek hari ini kamu ? Pemuda 2 : 5 orang, kamu
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post